KEAMANAN JARINGAN


Keamanan jaringan saat ini menjadi isu yang sangat penting dan terus berkembang.
Beberapa kasus menyangkut keamanan sistem saat ini Perkembangan teknologi komputer, selain menimbulkan banyak manfaat juga memiliki banyak sisi buruk. Salah satunya adalah serangan terhadap sistem komputer yang terhubung ke Internet. Sebagai akibat dari serangan itu, banyak
sistem komputer atau jaringan yang terganggu bahkan menjadi rusak. Untuk menanggulangi hal tersebut, diperlukan sistem keamanan yang dapat menanggulangi dan mencegah kegiatan-kegiatan yang mungkin menyerang sistem jaringan kita.Dalam perkembangan teknologi dewasa ini, sebuah informasi menjadi sangat penting bagi sebuah organisasi. Informasi tersebut biasanya dapat diakses oleh para penggunanya. Akan tetapi, ada masalah baru yang berakibat dari keterbukaan akses
tersebut. Masalah-masalah tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
  • Pemeliharaan validitas dan integritas data atau informasi tersebut
  • Jaminan ketersediaan informasi bagi pengguna yang berhak
  • Pencegahan akses sistem dari yang tidak berhak
  • Pencegahan akses informasi dari yang tidak berhak
  1. Hal yang Membahayakan Jaringan
Kegiatan dan hal-hal yang membahayakan keamanan jaringan antara lain adalah
hal-hal sebagai berikut:
  • Probe
Probe atau yang biasa disebut probing adalah suatu usaha untuk mengakses
sistem atau mendapatkan informasi tentang sistem. Contoh sederhana dari
probing adalah percobaan log in ke suatu account yang tidak digunakan. Probing
dapat dianalogikan dengan menguji kenop-kenop pintu untuk mencari pintu yang
tidak dikunci sehingga dapat masuk dengan mudah. Probing tidak begitu
berbahaya bagi sistem jaringan kita namun biasanya diikuti oleh tindakan lain
yang lebih membahayakan keamanan.
  • Scan
Scan adalah probing dalam jumlah besar menggunakan suatu tool. Scan
biasanya merupakan awal dari serangan langsung terhadap sistem yang oleh
pelakunya ditemukan mudah diserang.
  • Account Compromise
  • Root Compromise
  • Packet Sniffer
Packet sniffer adalah sebuah program yang menangkap (capture) data dari paket
yang lewat di jaringan. Data tersebut bisa termasuk user name, password, dan
informasi-informasi penting lainnya yang lewat di jaringan dalam bentuk text.
Paket yang dapat ditangkap tidak hanya satu paket tapi bisa berjumlah ratusan
bahkan ribuan, yang berarti pelaku mendapatkan ribuan user name dan
password. Dengan password itu pelaku dapat mengirimkan serangan besarbesaran
ke sistem.
  • Denial of Service
Denial of service (DoS) bertujuan untuk mencegah pengguna mendapatkan
layanan dari sistem. Serangan DoS dapat terjadi dalam banyak bentuk.
Penyerang dapat membanjiri (flood) jaringan dengan data yang sangat besar
atau dengan sengaja menghabiskan sumber daya yang memang terbatas, seperti
process control block (PCB) atau pending network connection. Penyerang juga
mungkin saja mengacaukan komponen fisik dari jaringan atau memanipulasi data
yang sedang dikirim termasuk data yang terenkripsi.
  • Exploitation of Trust
  • Malicious Code
  • Internet Infrastructure Attacks
     2. Perencanaan Keamanan
Untuk menjamin keamanan dalam jaringan, perlu dilakukan perencanaan keamanan
yang matang berdasarkan prosedur dan kebijakan dalam keamanan jaringan.
Perencanaan tersebut akan membantu dalam hal-hal berikut ini:
  • Menentukan data atau informasi apa saja yang harus dilindungi
  • Menentukan berapa besar biaya yang harus ditanamkan dalam melindunginya
  • Menentukan siapa yang bertanggung jawab untuk menjalankan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi bagian tersebut

print this page Print halaman ini

Penulis : Unknown ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel ini dipublish oleh Unknown pada hari Sabtu, 10 Desember 2011. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan
 

0 komentar:

Posting Komentar